Info Penting

Showing posts with label Lomba Penulisan Artikel. Show all posts
Showing posts with label Lomba Penulisan Artikel. Show all posts

Wednesday, June 24, 2009

KATA - KATA MUTIARA DAN DO'A



Assalamu'alaikum wr wb...
"RUMUS KESUKSESAN"

TUJUAN + PRINSIP + PERENCANAAN + KETEKUNAN + KESABARAN + KEBANGGAAN = KESUKSESAN

Teman-teman... selamat mencoba rumus di atas ya.... karena ana juga lagi mencobanya sekarang..... rumus ni adalah pemberian dari seorang kakak kelas yang tidak akn pernah ana lupakan semua jasa baiknya,ana harap rumus tersebut bermanfaat buat kita semua amin..... demi menjalankan amanah yang sedang kita pikul ni....^_^.

  • Hadiah yang paling berharga buat teman adalah: bertimbang rasa dan sedia mema'afkan kesalahannya.
  • Jika anda ingin berjaya janganlah hanya melihat anak tangga saja, akan tetapi, berusahalah untuk menaiki tangga tersebut.
  • Perubahan tidak di mulai dari orang lain, akan tetapi dari diri sendiri.


"5 Sabda nabi {Tafsir hanafi}, Jangan tidur sebelum melakukan 4 perkara":
  1. Menghatamkan Al-qur'an.
  2. Menjadikan nabi sebagai penolongmu.
  3. Membuat ummat islam senang kepadamu.
  4. Melakukan ibadah haji dan umrah.
"Aisyah bertanya : Bagai mana aku melakukan dalam satau (1) malam? maka beliau menjawab:
  • Apabila membaca AL- Qur'an surat Al-ikhlas,berarti engkau telah menghatamkan Al- Qur'an.
  • Apabila bersolawat, berarti engkau telah menjadikan Nabi sebagai penolong.
  • Apabila engkau beristighfar,berarti engkau telah membuat ummat islam senang kepadamu.
  • Dan apabila engkau mengucapkan " SUBHAANALLAH WALHAMDULILLAH WALAA ILAA HAILLALLAH WOLLOHU AKBAR", berarti engkau telah melakukan ibadah haji".
Sidang pembaca yang budiman!!!
Pada kesempatan yang berbahagia ni, ana pengen berbagi pengalamna ni....! jujur ana bukan sombong atau takabbur, hadits ini ana udah pernah mengamalkan semenjak ana menjumpainya wa insya Allah, sampai sekarang masih ana amalkan. Memang benar2 terbukti sesuai dengan kandungan hadis tersebut.
Apalagi sebelum kita tidur kita dahului dengan membaca Ta'awuz lalu membaca AL- Fatihah, dilanjutkan dengan 3 kul, baru kita hembuskan keseluruh anggota badan kita, sebagai mana yang pernah di amalkan oleh Rasulullah saw.InsyaALLA  teman- teman,kita akan mendapatkan perlindungan dari yang maha segalanya sewaktu kita tidur sehingga kita di bangunkan kembali. Bahkan di sepertiga malam jika kita sudah niat untuk bangun, insya Allah kita akan di bangunkan.
Teman-teman qu yang budiman!!!

Ni pengalam Ana sendiri... Ana pernah di bangunkan oleh seorang yang berpakain putih. Pada malam tu, ana kepingin banget bangun tuk solat malam, walhamdulillah ana bangun, akan tetapi yang amat paling and sangaT menyedihkan, ana hanya bangun sebentar kemudian tertidur lagi. Karena ana ngerasa ketakutan pada waktu tu....hiks....3X. Alangkah meruginya diri ni teman-teman....*_*
Satu permintaan ana buat teman-teman, jika suatu malam teman2 terbangun di sepertiga malam, bangunlah segera dengan di barengi membaca ta'awuz, insya Allah syaitan akan segera menjauh. insya Allah... Selamat mencoba teman-teman... Wassalamu'alaikum...



Mencari Jati Diri

Oleh: Idho Hz
Oh Tuhan….
Siapalah diri ini, tanpa kasih-Mu….
Ku tahu… ku berdosa…
Larangan-Mu... tak ku jaga…
Di hatiku… hanya dunia….

 
Itulah ungkapan yang sesuai untuk di utarakan, di mana diri kita terutama diri ini pribadi telah jauh dari norma-norma ajaran islam yang sebenarnya. Terpancar dari perbuatan-perbuatan kita yang memang di penuhi oleh pengagungan dunia. Sedangkan Rasulullah S.A.W sebagai sebaik-baik tauladan telah menerangkan dengan jelas tata cara atau jalan-jalan mana yang harus kita tempuh untuk mengharungi kehidupan yang tidak kekal ini, yaitu dengan petunjuk Alquran dan Assunnah beliau.

     Judul yang tertera di atas menunjukkan lemahnya diri ini, dan sebagai manusia yang lemah saya ingin mengutarakan secara jujur bahwa dunia telah memenuhi jiwa ini. Salah satunya adalah wanita. Kehadiran wanita adalah termasuk sebuah cobaan dari Allah untuk melalaikan para lelaki dari segala bentuk kecintaan kita kepada-Nya, begitu juga sebaliknya terciptanya lelaki juga sebagai fitnah bagi para wanita.

     Sebagai penganut Islam yang mulia, kita sekarang telah jauh dari landasan cinta sesungguhnya. Keadaan dan situasi telah melarutkan kita kepada kebebasan bergaul di antara lawan jenis, mengkeramatkan cinta insan di atas segala-galanya yang sebenarnya hanya berlandaskan nafsu semata. Padahal Allah telah menetapkan bahwa kecintaan manusia itu harus tidak lebih dari cinta kepadaNya dan rasul-Nya. Kita sadar Allah sebenarnya adalah yang nomor satu di hati kita walaupun terkadang kita tidak membenarkannya dengan perbuatan, tapi satu hal yang kita anggap enteng adalah cinta kepada rasulNya. Padahal firman Allah Azza wajalla: 
" Nabi (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang Mukmin dari pada diri mereka sendiri"(QS Al-Ahzab [33]: 6). 
Yang juga di dukung oleh hadis assyarif: " Salah seorang di antara kamu tidak beriman, sehingga dia mencintai aku lebih dari cintanya terhadap orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim melalui Anas bin Malik).
       Mendambakan pasangan  memang merupakan  fitrah  sebelum  dewasa,  dan dorongan yang sulit di bendung setelah dewasa, karena di sebutkan bahwa terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan, harta benda, dan lain-lain( ali-imran :14).
Sementara  psikolog berpendapat bahwa perempuan berjalan di bawah bimbingan perasaan, sedang  lelaki di  bawah pertimbangan  akal. Walaupun kita sering mengamati bahwa  perempuan  bukan  saja menyamai lelaki dalam hal kecerdasan,  bahkan  terkadang melebihinya. Keistimewaan wanita adalah pada perasaannya yang sangat halus. Sedang keistimewaan utama  lelaki  adalah  konsistensinya  serta  kecenderungannya berpikir secara praktis.

      Dari itu wanita sering terlalu ikut perasaan dengan siap sedia atau menerima dengan suka rela di perbodoh oleh para lelaki penerkam buas yang senantiasa mencari mangsa. Hawa nafsu telah mengalahkan akal, sehingga anak-anak muda saling cinta-menyinta, sayang –menyayang, berumbar janji-janji manis yang hujungnya akan berakhir pada seks. Dalam  pandangan  ajaran  Islam,  seks bukanlah sesuatu yang kotor  atau  najis,  tetapi  bersih  dan harus  selalu  bersih.  Mengapa menjadi kotor  atau perlu dihindari, ia karena bukan melalui jalan yang halal. Agama  mensyariatkan  dijalinnya  pertemuan  antara  pria  dan wanita, dan kemudian  mengarahkan  pertemuan  itu  sehingga terlaksananya "perkawinan", dan beralihlah kerisauan pria  dan wanita menjadi   ketenteraman. Kita sudah tidak menghiraukan itu semua, sehingga dunia ini telah di penuhi oleh segala yang bersifat material dan kehawa nafsuan. Zaman kita mungkin telah sampai pada zaman yang telah di katakana rasullulah: "Akan datang waktunya umatku akan mencintai lima lupa kepada yang lima:
  1.   Mereka cinta kepada dunia. Tetapi mereka lupa kepada akhirat.
  2.   Mereka cinta kepada harta benda. Tetapi mereka lupa kepada hisab.
  3.   Mereka cinta kepada makhluk. Tetapi mereka lupa kepada al-Khaliq.
  4.   Mereka cinta kepada dosa. Tetapi mereka lupa untuk bertaubat.
  5.   Mereka cinta kepada gedung-gedung mewah. Tetapi mereka lupa kepada kubur".

     Tidakkah kita dapat merenungkan sebab apakah semua perkara di atas terjadi? Semua terjadi berkat peran besar hawa nafsu. Untuk itu sebaiknya kita selalu membenahi diri kita dengan selalu beristighfar dan memikirkan tempat kita di akhirat. Karena sebenarnya kita menempah tempat kita dengan amal-amal kita.

    Kita harus selalu sadar bahwa cinta terlarang yang kita lakukan adalah sebuah cobaan dari Allah, dan semua cobaan adalah untuk menilai diri kita apakah kita muslim yang baik atau tidak. Karena firman Allah: 
Laki-laki yang berzina tidak (pantas) mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak pantas dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau1aki-laki musyrik (QS Al-Nur [24): 3).

Walhasil, seperti pesan surat Al-Nur (24): 26,
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji. Dan Wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).

     Kalau kita tidak segera sadar untuk memilih jati diri , maka lambat laun kita akan menyesal akibat hawa nafsu kita. Maka  sesuatu yang perlu kita  ingat adalah bahwa dunia ini tidak kekal, dan maut senantiasa mengintai kita, lalu kuburan akan menjadi tempat persinggahan kita, dan arah terakhir kita adalah akhirat. Dan hanya orang yang takut pada Allah sajalah yang akan menikmati hasil sempurna di sana kelak, yaitu surga yang indah. Wallahu a`lam…!


Sunday, June 14, 2009

Mempelajari Gagasan Islam Hadhari


Oleh: Ahmad Hambari

Islam hadhari adalah gagasan yang dilontarkan oleh Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi. Gagasan tersebut pertama kali dilontarkan tidak lama setelah beliau menjadi perdana menteri, atau tepatnya dalam persidangan Partai United Malays National Organisational (UMNO) ke -57 tahun 2004. Gagasan tersebut berhasil menarik perhatian dunia khususnya dunia Islam. Saat ini gagasan Islam hadhari menjadi topik perbicaran penting yang selalu dibahas di setiap pertemuan oleh para pemimpin dan ulama Islam.

Gagasan Islam hadhari merupakan sumbangan terbesar dari Abdullah Badawi untuk dunia Islam. Dengan Islam hadhari, Badawi ingin mengembalikan kegemilangan Islam yang sempat tenggelam selama beberapa abad. Apa lagi nama Islam pada beberapa dekade terakhir ini sering disinonimkan oleh Barat sebagai ancaman dan keganasan. Saat ini negara Islam ataupun negara yang berpenduduk mayoritas Islam tak satu pun yang bisa digolongkan sebagai negara maju. Malah kebanyakan negara-negara itu masih berada pada status negara miskin dan terbelakang serta diwarnai berbagai konflik yang semakin memperpuruk nasib negara dan umat Islam.

Dalam keadaan seperti itu, gagasan Islam hadhari mendapat sambutan positif dari dunia. Itu dibuktikan dengan banyaknya dukungan dari berbagai kalangan terhadap ajaran tersebut. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah memberikan gelar doktor penghormatan honoris causa kepada Abdullah Ahmad Badawi, karena gagasannya itu. Hal serupa juga diberikan oleh Moscow State Institute of International Relation dari Rusia. Dari Thailand dukungan diberikan oleh pengurus Majelis Keselamatan Kebangsaan Thailand Jenderal Shonti Boonyaratglin. Dari Mesir, tokoh yang dihormati dalam dunia Islam, Syaikh Al Azhar Syaikh Muhammad Sayid Tantawi turut mendukung gagasan Islam hadhari. Selain itu anggota Akademi Fikih Islam Internasional (IIFA) juga mendukung gagasan Islam hadhari.

Secara umum gagasan Islam hadhari bukanlah sebuah ajaran ataupun keyakinan atau agama baru. Gagasan tersebut sebenarnya hanya sekadar sebuah konsep yang berfungsi sebagai alat pendorong kebangkitan Islam. Konsep Islam hadhari berusaha untuk menampilkan wajah Islam yang sebenarnya. Konsep ini mengedepankan toleransi atarumat, memusatkan perhatian dalam pembangunan ekonomi dan pendidikan umat Islam. Berbagai prioritas itu dijalankan dengan tujuan untuk menjadikan Islam yang berperadaban maju dan mampu bersaing di segala bidang pada zaman modern sekarang ini.

Mengenai konsep Islam hadhari ini kembali dijelaskan oleh Abdullah Ahmad Badawi dalam pertemuan World Islamic Call Council (WICC) ke-18 di Kualalumpur pada tanggal 16-8 Juli 2007. Dalam pertemuan tersebut Badawi membicarakan persoalan mengenai penekanan dalam pembinaan peradaban yang digabungkan dengan pegangan Ilam, dengan memberi fokus kepada usaha meningkatkan kualitas kehidupan melalui penguasaan ilmu, pembangunan sumber daya manusia, dan kesehatan serta fisik (Bernama 11/7).

Internasionalisasi
Saat ini malaysia sedang berusaha mempromosikan gagasan Islam hadhari ini ke seluruh dunia. Dalam setiap kunjungan resmi pemerintah Malaysia ke berbagai negara lain, Perdana Menteri Badawi selalu menyempatkan diri untuk memperkenalkan gagasan Islam hadhari. Gagasan Islam hadhari tidak hanya diperkenalkan kepada negara–negara Islam, tetapi gagasan tersebut juga diperkenalkan ke negara–negara Barat atau negara non-Islam.

Gagasan Islam hadhari memang ditargetkan untuk bisa diterima dunia internasional. Target tersebut bukan sekadar usaha main–main yang dijalankan oleh Malaysia, tapi secara realita, kalau kita perhatikan posisi Malaysia memang memungkinkan untuk berbuat banyak. Di masa sekarang, Malaysia boleh dikatakan sebagai negara berpenduduk Muslim yang memiliki perekonomian dan keamanan yang stabil lagi makmur. Walaupun di dalamnya terdapat bermacam etnik dan agama, namun Malaysia mampu menjadikan keragaman menjadi modal untuk maju disertai penerapan Islam hadhari. Sehingga ketika Islam hadhari dipaparkan ke mata dunia langsung mendapat sambutan dan bayak dilirik tokoh serta pemimpin dunia.

Selain itu, status Malaysia sebagai pengurus Organisasi Konferensi Islam (OKI), menambah lagi kemudahan negara tersebut dalam memperkenalkan Islam hadhari ke seluruh dunia. Hal ini karena OKI merupakan organisasi terbesar dunia Islam setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain itu, di dalam OKI juga terdapat badan perundangan dan intelektual tertinggi yang disebut Akademi Fikih Islam Internasional. Dalam akademi ini terdapat perwakilan dari setiap negara anggota. Mereka yang menjadi wakil itu adalah para pakar dan tokoh keagamaan.

Saat ini akademi tersebut telah menyokong gagasan tersebut bahkan mengusulkan ke OKI untuk menyebarkan gagasan Islam hadhari ke dunia internasional. Gagasan untuk menyebarkan Islam hadhari itu dikemukakan wakil pengurus akademi tersebut, Prof Dr Sano Koutoub Moustapha, yang juga sebagai Deputi Rektor International Islamic University IIU Malaysia Bidang Internasional dan Inovasi.

Dari berbagai kenyataan tersebut, Islam hadhari mulai mengundang perhatian serius dari berbagai negara di luar Malaysia, terutama negara yang saat ini masih dilanda konflik. Hal ini karena pendekatan Islam hadhari dilihat cukup relevan untuk diterapkan dalam mengatasi konfik yang menyengsarakan banyak umat Islam. Sehingga Islam hadhari tidak hanya bisa diterapkan di Malaysia tapi mulai diikuti oleh negara lainnya. Di Thailand saat ini telah diadakan khusus majelis penerangan konsep Islam hadhari yang dihadiri ratusan pemimpin Islam di selatan Thailand untuk mengatasi keadaan yang sering diwarnai konflik seperti di Provinsi Pattani, Yala, dan Narathiwat.

Republika,27 Juli 2007

Thursday, June 11, 2009

Kiat - Kiat Praktis Mengelola Waktu



Mengelola waktu adalah masalah klasik yang selalu dihadapi oleh siapapun yang ingin selalu lebih produktif, efektif, sekaligus lebih efisien. Sayangnya kita sering membuang waktu ketika membicarakan waktu. Waktu adalah komoditas yang abstrak. Ia akan terus berlalu dan tidak akan pernah kembali. Komitmen atas paradigma ini menunjukkan kualitas seseorang dalam menjalani kehidupannya. Kesuksesan tidak pernah mengabaikan dimensi waktu. Dengan kata lain waktu menjadi salah satu parameter kesuksesan atau nilai dari sesuatu.

Orang yang cerdas adalah orang yang mampu mengendalikan dirinya dan bekerja untuk kehidupan setelah kematian (Al-Hadits).

Pernahkah Anda merasa sibuk sepanjang hari tetapi kemudian pulang dengan perasaan tidak mengerjakan apa-apa? Itulah sesungguhnya yang dimaksud membuang waktu di mana Anda melakukan sesuatu yang justru tidak ada atau sedikit maknanya dibanding waktu yang terpakai.

Idaratul waqt dikenal sebagai upaya pengelolaan waktu sedemikian rupa sehingga apa yang kita lakukan sekarang memiliki manfaat jangka panjang. Sekarang merupakan investasi kita di masa depan, karena sekarang adalah bagian dari skenario kehidupan masa depan yang kita buat atau kita pilih sendiri.

Menyimpan Waktu

Semua orang mendapat jatah 24 jam sehari. Namun terdapat hal menarik atas keberadaannya. Muncul dua paradigma tentang waktu. Pertama yang mengatakan waktu adalah uang dan kedua menyimpulkan waktu adalah kehidupan. Pilihan seseorang atas salah satu paradigma tersebut akan menunjukkan misi, visi, serta aksi seseorang dalam mengisi waktu.

Bila waktu adalah uang, secara logika tidak logis, kenapa? Karena waktu berbeda dengan uang secara wujud maupun karakternya. Uang dapat ditabung, tapi waktu tidak. Uang dapat dikembangkan jumlahnya, waktu tidak (24 jam per hari). Uang dapat dicari, waktu tidak. Paradigma kedua tampaknya lebih bisa diterima akal. Karena secara wujud dan karakternya waktu dan kehidupan adalah equivalen. Bila seseorang setuju dengan paradigma kedua, ia akan terdorong untuk selalu bertanggung jawab atas setiap waktu yang dilaluinya.

Demi waktu, sesungguhnya manusia itu rugi, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih , yang saling nasihat menasehati dalam kebenaran dan saling nasihat dalam kesabaran. (QS. Al ‘Ashr: 1-3). Dalam idaratul waqt kita harus mampu mensinyalir waktu yang terbuang. Ini sering disebut faudha al waqt atau time wasters (membuang-buang waktu).

Faudha al Waqt

Time wasters adalah tindakan atas waktu tanpa menghasilkan manfaat jangka panjang. Dengan kata lain bila kita bertindak tanpa memikirkan manfaat jangka panjang maka sesungguhnya waktu kita terbuang. The person who kills time hasn’t learned the value of life” ( orang yang membuang waktu belum mempelajari nilai kehidupan).

Saat dilanda Time Wasters, kita berada di dalam dua kemungkinan; pertama, waktu kita hilang tak termanfaatkan akibat ketidaksadaran kita (atau akibat pengaruh orang lain –faktor eksternal); kedua, kita membuang waktu yang tidak sepadan dengan manfaat yang dihasilkan, dalam kondisi ini kita relatif menyadari tindakan kita (faktor internal).

Berikut ini kita akan coba mengkaji beberapa aktifitas yang sering menjebak sehingga kita terperangkap dalam sangkar faudha al waqt, antara lain sebagai berikut :

Suka Menunda


Kebiasaan menunda memang tidak mudah ditinggalkan. Ia bak monster pelahap waktu dalam diri sendiri. Belajar dan latihan sejak sekarang adalah solusinya. Bila tidak, kita akan selalu berada pada kondisi kritis, melakukan pekerjaan terburu-buru karena desakan waktu, kehilangan fokus dan prioritas, bahkan sangat mungkin Anda mengalami distress.

Saran praktis:

Pertama, latihlah diri Anda terbiasa melakukan pekerjaan prioritas, tapi relatif kurang menyenang. Bila selesai berilah penghargaan pada diri Anda ( misalnya istirahat, rekreasi, dan lain-lain). Setelah itu lakukan pekerjaan yang Anda sukai.

Kedua, biasakan memiliki agenda atau time schedule dan berusaha untuk komit atas rencana yang telah dibuat. Kunci untuk menetapkan prioritas dalam bekerja adalah menanyakan pada diri sendiri apa untungnya bagi saya melakukan hal ini? Apa hubungannya dengan sasaran jangka panjang?

Ketiga, membuat prioritas dan waktu (deadline). Perlu dipahami bahwa membuat prioritas berarti kita membuat tingkatan kepentingan (grade of importance) dari masing-masing aktifitas yang harus dilaksanakan. Sebagian orang mengartikan prioritas sebagai memesan jumlah waktu untuk menyelesaikan tugas tertentu. Buatlah prioritas setiap harinya dan dirinci setiap jam. Lakukan yang terpenting terlebih dahulu. Jika Anda anggap semua penting, menunjukkan tidak ada yang penting.

Para ulama membagi tiga tingkatan kemaslahatan yakni: dhururiyyat (sesuatu yang tidak bisa hidup kecuali dengannya), hajjiyyat (kehidupan mungkin terjadi namun mengalami kesulitan), tahsinat (assessories, digunakan untuk menghias dan mempercantik kehidupan) dan sering disebut dengan kamaliyyat (pelengkap).

Menunggu


Ketika menunggu, seakan kita tidak melakukan apapun, bahkan beranggapan tidak banyak yang bisa dilakukan saat itu. Ini disebabkan beberapa keterbatasan. Pertama, tidak terbiasa melakukan pekerjaaan yang membutuhkan konsentrasi. Jika menunggu tentunya perlu sesekali menengok atau mencari yang kita tunggu. Jika terlalu asyik dengan pekerjaan sampingan bisa-bisa tujuan utama yakni menunggu terlupakan.

Kedua, fasilitas dan tempat menunggu. Artinya kita hanya mungkin melakukan kegiatan sebatas fasilitas dan tempat dimana kita berada saat menunggu. Jadi, kita perlu memastikan agar apapun yang dikerjakan tetap memungkinkan kita untuk mencapai tujuan utamanya.

Dengan segala keterbatasan ini adakah yang bisa dilakukan? Jawabannya tentu ada. Paling tidak bisa berpikir, berdzikir, membaca, membuat rencana, mengembangkan ide, atau melakukan refleksi diri. Mengapa berpikir? Semua pekerjaan memerlukan pemikiran, dan semakin sering memikirkan apa yang akan dikerjakan, semakin matanglah rencana itu. Pekerjaan menganalisa, membuat rencana akan semakin mempertajam kemampuan nalar.

Jadi berpikir secara mendalam memang sesuatu yang perlu untuk dilakukan setiap saat dimana saja. Apalagi bila kita dapat menuangkan hasil pemikiran kita itu dalam format catatan, maka hal ini sudah merupakan pemanfaatan waktu yang sangat positif.

Sedang berdzikir adalah kebiasaan orang-orang yang taqarub ilallah. Paling tidak ada berapa manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan dzikir ini. Pertama, semakin tenteramnya nuansa ruhiyah (psikology air) sebagaimana janji Allah. Ala bidzikrillahi tathma’inul qulub (sesungguhnya hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tenang). Kedua, meningkatnya daya konsentrasi akibat terfokus pada sesuatu yakni Allah SWT. Ketiga, dampak berdzikir bukan sekedar saat dilakukan, tapi juga punya jangan panjang yang luar biasa (yakni pahala serta keridhaan-Nya) .

Inilah mini time management dimana waktu-waktu singkat termanfaatkan secara optimal. Tanpa disadari Anda telah melakukan (pooling) atau penggabungan beberapa kegiatan tanpa membuang waktu dan terganggunya pekerjaan lain.

Rapat Tidak Efisien


Rapat menjadi penting karena semua kegiatan dan tugas-tugas dari berbagai kalangan dikoordinasikan untuk pencapaian paling optimal, efektif, dan efisien. Pada praktiknya justru rapat menjadi pemakan waktu yang paling lahap. Cobalah catat berapa banyak waktu Anda termakan oleh berbagai rapat dalam sebulan? Ini terjadi karena karakter orang-orang yang mengikuti rapat tersebut, kelemahan pemimpin rapat dalam mengendalikan agenda, kaburnya mekanisme rapat tersebut; dan biasanya dalam rapat selalu banyak bicara daripada aksi.

Yakni gangguan yang tak diharapkan. Hal ini seringkali menjadi penyebab tidak efisiennya dalam pengelolaan waktu, misalnya saja tamu yang datang tanpa membuat janji terlebih dahulu, telepon yang membanjiri suasana kerja kita. Bila ini terjadi berarti Anda dipengaruhi kepentingan eksternal tanpa Anda sendiri bisa menyelesaikan hal-hal penting Anda. Solusinya, latihlah diri Anda dan tingkatkanlah kemampuan mengambil keputusan Anda untuk menanggapi permintaan eksternal, tentu saja bukan berarti menampikkan kepentingan orang lain.

Sosialisasi Berlebihan


Sebagai makhluk sosial tentu saja kita semua perlu berinteraksi dan bergaul dengan orang lain. Apalagi bagi da’i, kita dituntut untuk menyerukan risalah kebenaran ini kepada setiap manusia. Namun terkadang sosialisasi ini tak mengenal batas, hingga tanpa disadari kita kehilangan banyak waktu hanya mengobrol ngalor ngidul.

Saran praktis : Biasakan ketika Anda bersosialisai tentukan terlebih dahulu tujuan positif yang ingin dicapai dan biasakan membuat limit waktu (Time Budgeting). Rasulullah SAW bersabda, “Sejelek-jelek umatku ialah yang paling banyak omongnya, bermulut besar, dan berlagak sok pintar. Dan sebaik-baik umatku ialah mereka yang baik akhlaknya.” (HR. Bukhari dalam al adab al mufrad dari Abu Hurairah).

Superman

Takut mendelagasikan pekerjaan. Bila ini dilakukan, berarti Anda bergaya manajamen kuno yang selalu ingin melakukan segala sesuatu sendirian. Sikap perfeksionis yang berlebihanlah sebagai penyebabnya.

Dalam perkembangan ilmu manajemen, gaya seperti ini adalah gaya manajemen pertama (managment by doing). Sementara gaya manajemen generasi terakhir sekarang ini sering dikenal dengan management by quality yang berciri kental berorientasi pada tim kerja (team work).

Jadi, bila Anda sulit mendelegasikan pekerjaan berarti Anda telah membuat diri Anda sendiri menjadi orang primitif.


Saran praktis:


Pertama, sadarilah bahwa hal tersebut kuno, ketinggalan zaman, tidak efektif, dan malah melelahkan. Bahkan hal tersebut tidak sejalan dengan konsep Islam yakni amal jama’i, ta’awuna’alal birri wa taqwa.

Kedua, sadarilah bila Andaa mendelegasikan pekerjaan kepada yang layak, berarti Anda telah memberdayakan (empowerment) orang lain. Inilah ciri manajeman modern. Mungkin akan menyita waktu pada awalnya, tapi akan selalu lebih baik untuk jangka panjang.

Tidak Mampu Mengatakan Tidak


Hal ini menujukkan sikap ketidaktegasan Anda untuk melakukan hal-hal yang bersifat interuptif, dan tentu saja akan mengacaukan aktifitas pokok atau prioritas Anda.

Saran praktis : Sadarilah bahwa Anda tidak mungkin mampu melayani semua permintaan. Buatlah keputusan untuk melakukan apa yang harus dikerjakan dan benar-benar ingin untuk dilakukan dan katakan tidak untuk yang lain dari itu.

Bekerja Tanpa Agenda


Ibarat membangun rumah tanpa blue print, tanpa anggaran, tanpa limit waktu, maka hasilnya cenderung amburadul. Seandainya jadi pun sulit untuk dinilai dimana letak pemborosannya.

Saran praktis : Renungilah betapa Islam telah melatih kita agar beraktifitas berdasarkan waktu-waktu yang telah ditentukan. Dalam Islam terdapat kegiatan ibadah yang telah diagendakan baik dalam sehari (sholat lima waktu), sepekan (sholat Jum’at), dalam sebulan ( puasa ayamul bidh dan tilawah Qur’an minimal satu juz), dalam setahun (puasa Ramadhan, Zakat, bahkan dalam seumur hidup (ibadah haji, jika mampu).

Buatlah agenda kerja harian, mingguan, bulanan. Ingat, bila Anda gagal membuat rencana, hakikatnya Anda justru membuat rencana untuk menuai kekacauan dan kegagalan, dan bersiaplah untuk menyesal. Ibnu Atho’illah berkata, “Siapa yang awal perjalanannya berkilau, berkilau pula kesudahannya.”

Akrab dengan Penganggu

Dapatkah sebuah bangunan diselesaikan bila engkau membangunnya dan orang lain menghancurkannya (sya’ir).

Ibnu Atho’illah berkata, ‘Janganlah engkau bersahabat dengan orang yang perilakunya tak dapat membangkitkan semangat, dan tutur katanya tak dapat menunjukkan engkau ke jalan Allah.”

Memang selalu ada saja teman yang terlalu suka bercanda tanpa memandang waktu, selalu mengajak ngobrol ngalor ngidul tanpa arah.

Saran praktis :


Pertama, hindari mereka sesering mungkin karena sesungguhnya mereka tidak pernah memacu prestasi Anda, malah mematikan potensi serta waktu Anda.

Kedua, tingkatkan kemampuan negosiasi Anda, sehingga Anda mampu mengendalikan diri sekaligus menolong mereka keluar dari habitat kumpulan orang-orang lalai. Bila perlu gunakan metode negosiasi win-lose (menang-kalah) untuk cepat menghentikan pembicaraan yang tidak bermanfaat itu.

Kebiasaan Baca yang Salah


Jangan dulu gembira bila Anda mengisi mini time (waktu singkat), seperti menunggu dalam perjalanan dengan kegiatan membaca, merasa telah terhindar dari lost time (kehilangan waktu). Mengapa? Karena kebiasaan baca yang salah pun akan membuat Anda terjebak, sehingga tetap berada dalam sangkar lost time.

Oleh karena itu untuk mengurangi lost time akibat kebiasaan baca yang salah ada beberapa tips sebagai berikut:

  1. Bacalah sesuatu (majalah, koran, buku, dan lain-lain) yang Anda perlukan, dan coba tanyakan paada diri Anda apakah Anda perlu berlangganan?
  2. Jadwalkan kegiatan membaca sebagai bagian dari jadwal harian Anda. Jika tidak, Anda tidak akan pernah punya waktu untuk membaca.
  3. Membacalah pada saat-saat yang tidak terlalu baik untuk mengerjakan hal-hal lain.
  4. Tentukan apa yang akan Anda baca dan berapa lama waktu yang akan dihabiskan.
  5. Gunakan stabilo atau sejenisnya untuk menandai informasi penting dari bacaan tersebut. Bila Anda tidak ingin sumber bacaan itu kotor karena coretan, Anda bisa menuliskannya pada kertas lain. Dengan demikian Anda telah mendapat manfaat nyata dari bacaan Anda.

Kurang Kreatif

Tingkat kreatifitas seseorang menunjukkan kepiawaian mengisi waktu seseorang. Bagi orang-orang kreatif tidak mengenal istilah harus berbuat apa saya ini? Atau apa yang dapat saya lakukan? Biasanya orang yang kreatif akan terhindar dari perasaan sia-sia.

Saran praktis :


Pertama, berorientasilah untuk menciptakan hal-hal baru, karena kemampuan inilah yang memungkinkan untuk terjadinya perubahan dan perbaikan kualitas hidup. Perilaku kreatis merupakan fungsi dari unsur-unsur Imanjinasi, Data, Evaluasi, dan Aksi (IDEA). Perilaku kreatif tidak akan muncul jika salah satu untusur-unsur di atas tidak ada.

Kedua, usahakan untuk tidak terpaku pada kebiasaan yang sering menghalangi untuk sampai pada pendekatan-pendekat an kreatif dan inovatif. Perlu dipahami bahwa kreatifitas tanpa diimbangi sikap disiplin, akan menjebak kita pada pembuangan waktu pula. Tanpa disiplin, manfaat dari prioritas, deadline dan pooling tidak akan pernah menjadi maksimal.

Disiplin berarti mematuhi prioritas dan deadline yang telah ditetapkan. Kita menggunakan kreatifitas untuk merencanakan dan menggabungkan beberapa kegiatan agar waktu yang tersedia termanfaatkan secara optimal.

Selamat berlatih. Bila Anda mampu mengelola waktu, berarti Anda telah mampu mengelola diri sendiri, bahkan Anda mampu membantu orang lain mengelola waktunya. Wallahua'lam...

Regards,

EDUCATION BUREAU-09

Ketika hilangnya rasa malu

Oleh: Muhammad Yusuf

Bismillah... Sahabat yang disayangi ALLAH..
rasa malu adalah pakaian yang telah menutup diri kita. yang ALLAH hadiahkan kepada kita sebagai pelindung diri kita dari kehancuran. menjauhkan diri kita dari kehinaan. Apa yang akan terjadi jika "rasa malu" itu telah lenyap dari diri kita???

"jika ALLAH ingin menghancurkan seseorang, maka dicabutlah rasa malu dari dirinya"
"jika engkau tidak ada rasa malu, maka berbuatlah sesuka hatimu..."

hilangnya rasa malu merupakan salah satu bencana besar yang bisa melanda diri seseorang. yang mampu menghilangkan segala keistimewaan "status sebagai manusia" pada diri seseorang mampu menghancurkan hidup seseorang.

Jika rasa malu telah pergi dari seorang insan... maka insan tersebut akan melakukan dosa tanpa rasa malu, melakukan perbuatan hewan tanpa segan dan malu. berbuat sesuka hati tanpa mempedulikan pandangan ALLAH dan pandangan manusia. Jika rasa malu telah pergi, dosa akan dianggap biasa, bangga terhadap maksiat, kehancuran akan segera menghampirinya, pacaran dianggap tidak dosa, maksiat jadi kebiasaan...

Berhati hatilah wahai insan... sesungguhnya rasa malu itu bisa saja pergi meninggalkan dirimu... jika ia pergi..maka engkau akan seperti manusia yang tanpa pakaian dan berjalan ditengah pasar "seperti orang gila"

Jagalah rasa malu itu dengan baik... hiasilah dan pagarilah ia dengan rasa takut kepada ALLAH... sebelum ia pergi meninggalkanmu... dan engkau tidak akan bertemu lagi dengannya...

http://wildanunmukholladun.blogspot.com


Wednesday, June 10, 2009

Ancaman Israel Terhadap Al-Aqsa

Oleh: Hambari Nursalam

Sejak terbentuknya negara israel pada tahun 1948 atau setelah dikeluarkannya resolusi PBB 181 (the partion plan) pada 29 november 1947 yang menyatakan keberadaan israel di tanah palestina, telah menjadi corak baru sejarah di timur tengah. Palestina yang sebelumnya dibawah mandat inggris telah menjadi tujuan pelarian bangsa yahudi ketika terusir dari daratan Eropa yang dikuasai Nazi Jerman yang antiyahudi pada masa perang dunia kedua (1939-1945).


Keberadaan israel di timur tengah ibarat virus di dalam darah yang sentiasa menimbulkan infeksi di negeri palestina dan negara-negara arab di sekitarnya.bermacam konflik terus terjadi, baku tembak dan ledakan bom selalu mewarnai bumi palestina. semangat israel untuk menguasai palestina tidak pernah surut, bermacam cara dan taktik dilakukan dalam upaya merusak eksistensi palestina.(republika 19/6) bahkan agresi yang dilancarkan israel mengancam negara-negara arab di sekitarnya seperti Syria, Libanon, Yordania dan Mesir. Sehingga sepak terjang israel selalu membuat marah negara-negara tersebut,dan acapkali menimbulkan peperangan. Seperti perang Arab-Israel (1948), perang enam hari, perang Irak-Israel (perang teluk 1991) dan perang Israel-Libanon (Hizbullah) 2006. isu konflik antara israel dengan palestina dan negara-negara arab telah menjadi isu global yang terus manjadi topik penting di media-media internasional yang terus mendapat sorotan yang tiada habisnya.


al aqsa menjadi target
selain daripada kenyataan diatas, kekawatiran yang ditimbulkan oleh zionis israel adalah adanya upaya yang dilakukan oleh bangsa yahudi tersebut untuk menceroboh tempat suci umat muslim yaitu masjid al aqsa. masjid bersejarah bagi umat islam telah digoyah keberadaannya apabila bangsa yahudi (israel) melakukan penggalian di persekitaran dan di bawah masjid al aqsa.(al jazeera 12/2)
bangsa yahudi beralasan bahwa penggalian yang dilakukan adalah untuk penelitian ilmiah yang dilakukan oleh badan arkeologi mereka untuk mencari bukti sejarah tentang sisa sisa istana sulaiman (solomon temple). Namun kenyataan dilapangan israel kelihatannya berbuat lebih. apabila israel menggali tanah dibawah masjid al aqsa atau tepatnya dibawah pintu utama al maghareba (al maghareba gate), yang seolah-olah mau merobohkannya tanpa ada rasa hormat terhadap masjid tersebut.


umat muslim seluruh dunia tidak menginginkan sejarah pahit masjid al aqsa terulang untuk kedua kalinya. Apabila masjid tersebut telah dicoba untuk dibakar oleh seorang yahudi pada 21 agustus 1969. dalam pembakaran tersebut telah merusak sebagian besar masjid termasuk mimbar bersejarah yang dibawa oleh sultan Salahudin al Ayyubi dari Halab, Syria pada masa kegemilangannya.


Agenda tersembunyi
disebalik penggalian israel di masjid al aqsa di percayai memiliki agenda tersembunyi. ini dibuktikan dengan keteguhan israel dalam mempertahankan usahanya. Walaupun usaha tersebut ditentang dunia internasional khususnya dunia islam. Namun israel terus membutakan mata dan memekakkan telinga menghadapi seruan dan tantangan yang ditujukan terhadapnya.


Agenda utama yahudi dalam usahanya ingin mewujudkan semula istana sulaiman yang suatu ketika dulu pernah wujud di tempat tersebut. Istana tersebut merupakan lambang kejayaan bangsa yahudi. sedangkan kini tempat tersebut menjadi tempat yang dipertahankan oleh umat islam, Karena didalamnya terdapat masjid mulia al aqsa. Dan apabila bangsa yahudi meneruskan agendanya, maka itu sangat mengancam keberadaan masjid al aqsa. Dan sangat mungkin masjid al aqsa suatu ketika akan dimusnahkan oleh israel apabila tiada langkah tegas dari umat islam untuk menyelamatkannya.

Sunday, June 7, 2009

Lomba Penulisan Artikel '09

Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh...

Kepada seluruh warga IKMA Malaysia yang terhormat... Dengan melihat banyaknya bakat warga Ikma Malaysia dalam menulis artikel, kami dari Departemen Komunikasi dan Multimedia mengadakan Perlombaan Penulisan Artikel '09 yang akan diselenggarakan mulai tanggal 08 Juni 2009 sampai tanggal 12 Juli 2009 dengan tujuan peningkatan wawasan warga Ikma dengan berbagi pengalaman, ilmu, fikiran, wawasan dan kekreatifitasan. Dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Seluruh warga Ikma harus menulis minimal satu artikel.
  2. Judul artikel: untuk judul artikelnya bebas, terserah mau judulnya apa.
  3. Artikel harus sopan (artikel yang tidak sopan tidak akan ditampilkan)
  4. Artikel harus buatan sendiri dan tidak COPAS (Copy Paste) dari blog lain.
  5. Asyik sebagai bahan obrolan.
  6. Artikel tidak dibatasi: seluruh warga Ikma boleh menulis artikel lebih dari satu.
Adapun untuk kategori penilaiannya:
  • Artikel terfavorit (memiliki komentar paling banyak). Komentar sendiri tidak masuk dalam penilaian, Admin akan mempromosikan blog ikma ke luar, sehingga warga selain ikma bisa memberi komentar juga. Kejujuran sangat dibutuhkan.
untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi admin melalui email: ikmalaysia@yahoo.com atau bisa langsung menghubungi admin ikmalaysia.blogspot.com:
  1. Firex Santos: +60149320973
  2. Robbie Andoyo: +60133607529
  3. Kang Madi: +60133928105
Ayoo... kembangkan bakatmu dalam menulis... dan berbagi ilmu adalah 'Amal Jariyah. mari kita sama - sama mensukseskan perlombaan kita ini...


Wassalam... Admin http://ikmalaysia.blogspot.com

 

Komentar Terbaru

Ikmalaysia Followers